Kamis, 20 Desember 2012

[Foto] Inilah Ciri-Ciri Daging Babi!


Ada beberapa perbedaan mendasar antara daging babi dan sapi. Bahwa secara kasat mata ada lima aspek yang terlihat berbeda antara daging babi dan sapi yaitu: warna, serat daging, tipe lemak, aroma, dan tekstur.

“Atas dasar itu fokus pengamatan kami diarahkan pada lima aspek tersebut,” jelas Dr. Ir. Joko Hermanto, Guru besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, mengatakan,

1. Dari segi warna


Terlihat daging babi memiliki warna yang lebih pucat dari daging sapi, warna daging babi mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan pegangan, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi, walau kamuflase ini dapat dihilangkan dengan perendaman dengan air. Selain itu, ada bagian tertentu dari daging babi yang warnanya mirip sekali dengan daging sapi sehingga sangat sulit membedakannya.

2. Dari segi serat daging


Perbedaan terlihat dengan jelas antara kedua daging. Pada sapi, serat-serat daging tampak padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas. Sedangkan pada daging babi, serat-seratnya terlihat samar dan sangat renggang. Perbedaan ini semakin jelas ketika kedua daging direnggangkan bersama (lihat gambar di atas).

3. Dari penampakkan lemak


Perbedaan terdapat pada tingkat keelastisannya. Daging babi memiliki tekstur lemak yang lebih elastis sementara lemak sapi lebih kaku dan berbentuk. Selain itu lemak pada babi sangat basah dan sulit dilepas dari dagingnya sementara lemak daging agak kering dan tampak berserat. Namun kita harus hati-hati pula bahwa pada bagian tertentu seperti ginjal, penampakkan lemak babi hampir mirip dengan lemak sapi.

4. Dari segi tekstur


Daging sapi memiliki tekstur yang lebih kaku dan padat dibanding dengan daging babi yang lembek dan mudah diregangkan. Melalui perbedaan ini sebenarnya ketika kita memegangnya pun sudah terasa perbedaan yang nyata antar keduanya karena terasa sekali daging babi sangat kenyal dan mudah di “biye” kan. Sementara daging sapi terasa solid dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan.

5. Dari segi aroma

Terdapat sedikit perbedaan antara keduanya. Daging babi memiliki aroma khas tersendiri, sementara aroma daging sapi adalah anyir seperti yang telah kita ketahui. Segi bau inilah yang -menurut pak Joko- sebenarnya senjata paling ampuh untuk membedakan antara kedua daging ini.

Karena walaupun warna telah dikamuflase dan dicampur antara keduanya, namun aroma kedua daging ini tetap dapat dibedakan. Sayangnya kemampuan membedakan melalui aromanya ini membutuhkan latihan yang berulang-ulang karena memang perbedaannya tidak terlalu signifikan.

6. Karakteristik secara Umum

Secara umum karakteristik daging babi ternak dan babi hutan (celeng) mirip satu sama lain, sementara daging babi memiliki perbedaan yang cukup banyak dengan daging sapi. Namun ketika kedua jenis daging tersebut telah dicampurkan, apalagi setelah dikamuflase dengan darah sapi, keduanya (daging babi dan sapi) menjadi sangat sulit untuk dibedakan.

Penjualan daging babi oplosan merupakan kegiatan yang ilegal, sehingga biasanya daging ini tidak didisplay di meja penjualan. Daging ini biasanya dikeluarkan ketika ada pembeli yang menanyakan, “Apakah ada daging murah pak?” sehingga kita pantas menaruh curiga bila ada penjual yang menjual daging dengan harga “miring”.

Sifat yang lain juga adalah lokasi penjualan yang biasanya di tempat yang gelap dan cukup terpisah dari yang lainnya supaya daging tidak menjadi pusat perhatian orang banyak.

Cara Membedakan Bakso Babi dan Bakso Sapi


Akhir-akhir ini marak beredar berita tentang bakso yang menggunakan daging babi. Penggunaan daging babi sebagai bahan baku pembuat bakso oleh pedagang adalah imbas dari melonjaknya harga daging sapi. Harga daging babi memang lebih murah dari harga daging sapi.

Sekilas bakso daging babi dan bakso daging sapi memang terlihat sama. Demikian juga tekstur bakso daging babi dan bakso daging sapi hampir tidak bisa dibedakan. Lalu bagaimana membedakan bakso babi dengan bakso sapi?

1. Membedakan bakso babi dan bakso sapi dari aromanya

Daging babi memiliki kandungan minyak yang lebih banyak. Jika daging babi dibuat bakso maka akan mengeluarkan aroma lemak yang tajam. Permukaan bakso daging babi juga lebih licin dan berminyak. Ini juga berlaku untuk bakso daging sapi yang menggunakan minyak babi.

2. Membedakan bakso babi dan bakso sapi dari warnanya

Warna antara bakso babi dan sapi hampir sama yaitu putih sedikit merah kecoklatan. Tetapi saat dipotong, bakso dengan daging babi akan terlihat lebih pucat. Warna bakso babi agak merah muda bukan merah kecoklatan seperti bakso sapi.

3. Membedakan bakso babi dan bakso sapi dari teksturnya

Bakso daging babi memiliki tekstur yang lebih halus, lembut dan berminyak dibanding bakso daging sapi. Bakso daging babi tidak kesat atau nyaris kering seperti bakso daging sapi. Bakso daging babi tidak ada urat di dalam adonannya.

4. Membedakan bakso babi dan bakso sapi dari ukurannya

Biasanya bakso daging babi memiliki ukuran yang lebih besar dibanding bakso daging sapi. Ini karena tekstur daging babi lebih lembut sehingga cenderung dibuat lebih besar.

5. Membedakan bakso babi dan bakso sapi dari harganya

Bakso babi lebih murah karena memang harga daging babi lebih murah dibanding harga daging sapi. Jika bakso sapi lebih murah, ini karena dipakai campuran tepung kanji yang lebih banyak sehingga rasanya kurang enak.

Semoga ulasan cara membedakan antara bakso babi dan bakso sapi ini bermanfaat sehingga kita lebih waspada khususnya bagi anda penggemar bakso.

Sumber:
1. http://islamislogic.wordpress.com/2012/12/15/6-cara-membedakan-daging-sapi-dengan-daging-babi/
2. http://www.yuyutwah.com/2012/12/cara-membedakan-antara-bakso-babi-dan-bakso-sapi.html

Baca juga:

1 komentar:

  1. Jazzakalloh Khoiron katsiro infonya akh,ana mohon ijin tuk share diblog ana

    BalasHapus