Selasa, 28 Agustus 2012

Bukti-bukti Kudrat Ilahi Pada Penciptaan Bulan dan Hikmah Diciptakannya Kegelapan

rembulan


Coba perhatikan cahaya rembulan di kegelapan malam dan cobalah renungi hikmah yang tersembunyi di balik itu. Merupakan hikmah ilahi adalah Allah menciptakan kegelapan sebagai waktu untuk beristiharat bagi makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan. Dengan kegelapan itu panas matahari dapat dinetralisir, sehingga tumbuh-tumbuhan dan makhluk hidup dapat tumbuh dan berkembang.

Disebabkan hal itu semua merupakan konsekuensi hikmah Allah maka Dia menerangi malam dengan sedikit cahaya. Dia tidak membiarkan malam gelap dan kelam tanpa ada cahaya sama sekali. Sehingga makhluk hidup tidak dapat bergerak dan beraktifitas. Berhubung makhluk hidup kadangkala butuh bergerak, berjalan dan melakukan pekerjaan pada malam hari yang tidak dapat dilakukan pada siang hari, karena sempitnya waktu siang atau karena panas yang bersengatan atau karena takut untuk keluar pada siang hari, sebagaimana halnya banyak hewan, maka Allah menyediakan cahaya bulan pada malam hari sehingga makhluk hidup dapat melakukan banyak pekerjaan, misalnya bersafar, bercocok tanam atau pekerjaan lainnya yang biasa dikerjakan oleh para petani dan tukang kebun.

Allah ciptakan cahaya rembulan sebagai penolong bagi makhluk hidup untuk bergerak. Dan Allah telah menetapkan terbitnya bulan pada sebagian malam dengan cahaya yang tidak seterang sinar matahari. Agar tampak perbedaan antara siang dan malam. Sebab kalau sama terangnya maka akan terluputlah hikmah pergantian siang dan malam yang telah ditetapkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Coba perhatikan hikmah yang sangat agung dan ciptaan yang sangat menakjubkan. Allah mengerahkan tentara-tentara cahaya untuk membantu makhluk hidup di kegelapan malam. Allah tidak menjadikan alam ini gelap gulita tanpa ada secercah cahaya sedikitpun. Namun Allah menghiasi kegelapan itu dengan cahaya sebagai rahmat dan karunia dari-Nya. Maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya.

Sumber: Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan Al-Imam Ibnul Qayyim, oleh Abul Mundzir Khalil bin Ibrahim Amin, penerbit: Darul Haq cet. 1, hal. 94-95.

Baca juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar