Senin, 09 April 2012

Teknik Mencangkul Bagi Pemula

mencangkul


Bagi anda yang hobi berkebun tentu tak asing dengan aktifitas mencangkul, yaitu mengolah tanah dengan cara membalikkan tanah agar gembur supaya tanaman bisa tumbuh baik di situ. Selain itu, mencangkul bermanfaat pula untuk menjaga kadar oksigen di dalam tanah yang dibutuhkan oleh akar tanaman.

Meskipun terlihat sepele ternyata tak semua orang mampu mencangkul dengan baik, bahkan kebanyakan dari mereka mengeluhkan badan pegal-pegal atau telapak tangan lecet sehabis mencangkul. Akhirnya, mencangkul bukan lagi kegiatan menyenangkan namun terasa sebagai 'siksaan'.

Nah, agar aktifitas mencangkul anda menyenangkan tidak ada salahnya mengetahui tips-tips berikut ini.

PERSIAPAN

1. Anggaplah ini sebagai olahraga sehingga dengannya anda akan mendapatkan tubuh yang sehat dan kuat.

2. Pastikan mata cangkul tajam dan gagang kokoh sehingga tidak menghambat pekerjaan anda. Jangan lupa memakai penutup kepala, celana panjang dan kaos berlengan panjang yang mudah menyerap keringat untuk melindungi dari sengatan matahari.

3. Gunakan waktu yang terbaik, yaitu sebelum matahari pagi terik atau ketika sore hari, karena ketika udara masih sejuk seperti ini biasanya anda pun masih bersemangat.

4. Usahakan jangan menghadap ke matahari, karena cahayanya yang silau akan membuat mata anda cepat lelah yang akhirnya bisa menurunkan pula kekuatan organ tubuh anda yang lain. Dengan membelakangi matahari, selain membuat pandangan nyaman dan terasa teduh, punggung anda pun menjadi lebih banyak tersiram sinar matahari yang hal ini bisa bermanfaat memperlancar peredaran darah di saraf-saraf belakang tubuh anda, sehingga tubuh pun terasa lebih segar dan bersemangat.

MULAI MENCANGKUL

1. Lebarkanlah kedua kaki anda. Selain untuk berjaga-jaga agar kaki tidak terkena mata cangkul, hal ini akan membuat gerak tubuh anda lebih gesit ketimbang bila merapatkan kedua kaki. Pegang ujung gagang cangkul dengan tangan kiri sementara tangan kanan memegang bagian tengah gagang cangkul.

2. Mencangkullah dengan berjalan maju karena hal ini akan lebih mudah untuk mencangkul tanah berikutnya. Namun untuk beberapa kegiatan -seperti membuat selokan antar bedeng- akan lebih mudah mengambil tanah dengan berjalan mundur. Sebaiknya cangkulan pertama dan kedua/berikutnya berjarak dekat agar lebih mudah saat membalikkannya.

2. Agar hasil cangkul dalam, maka bersihkan terlebih dahulu rumput-rumput yang tumbuh agar tidak menghambat mata cangkul ketika menghujam tanah. Saat mengayunkan cangkul, posisikan mata cangkul agak miring sehingga yang pertama kali menyentuh tanah adalah sudut mata cangkulnya bukan bagian tengahnya. Hal ini, karena dengan posisi menyudut cangkul akan lebih mudah masuk ke dalam tanah. Namun bila hasil cangkulan menurut anda kurang dalam, maka ulangi lagi mencangkul di tempat yang sama. Kedalaman cangkulan yang baik adalah sekira 15-25 cm.

3. Ingat, untuk membalik tanah jangan dengan cara mengungkitnya (mengangkat gagang cangkul ke atas) karena ini bisa membuat tempat gagang cangkul melonggar sehingga gagang cangkul akan menjadi goyah yang akhirnya bisa lepas. Tetapi, tariklah cangkul ke arah anda sambil memastikan tanah terbalik sempurna.

4. Bila tanah hasil cangkulan berupa bongkahan maka terlebih dahulu anda hancurkan dengan cara mencangkulnya kembali secara ringan berkali-kali sampai menjadi gembur. Bila terlalu keras, anda bisa pergunakan besi bagian belakang cangkul untuk menghancurkannya.

5. Jangan lupa untuk sering membersihkan mata cangkul dari tanah yang melekat. Karena bila tidak anda lakukan, hal ini menyebabkan cangkul menjadi berat sehingga membuat anda cepat lelah. Selain itu, cangkul pun menjadi sulit masuk ke dalam tanah.

AGAR TIDAK CEPAT CAPEK DAN LECET

1. Aktifitas mencangkul membutuhkan energi besar, maka tak ada salahnya untuk bersarapan sebelumnya. Kalau tidak memungkinkan maka bawalah bekal makanan, minimal air minum ke kebun.

2. Selain membelakangi matahari dan sering-sering membersihkan cangkul dari tanah yang melekat, aturlah pernafasan anda. Bersikaplah santai dan tidak memacu tenaga terlalu banyak yang hanya akan membuat anda cepat lelah.

3. Bila memang tubuh terasa lelah, istirahatlah. Makan perbekalan anda dan minumlah agar tidak dehidrasi. Edarkan pandangan anda ke sekeliling, dengarkan riangnya kicauan burung di sekitar anda, rasakan lembutnya belaian semilir angin yang menyapa anda. Kagumi semua itu dengan penuh rasa syukur kepada Ilahi. Inilah hal yang paling menyenangkan ketika anda mencangkul.

4. Jangan terlalu lama beristirahat dengan duduk-duduk di bawah pohon, karena bila suhu tubuh anda telanjur dingin akan menyebabkan rasa malas untuk beraktifitas kembali. Akan lebih baik dengan cara berkeliling kebun sembari menikmati suasana di situ atau memerhatikan tanaman kebun anda yang lain. Istirahatlah secukupnya lalu kembalilah beraktifitas.

5. Nah, agar telapak tangan terhindar dari lecet, anda bisa memakai sarung tangan. Namun bila tak sempat, maka yang harus anda lakukan adalah: pastikan permukaan gagang cangkul halus/rata dan jangan terlalu memegangnya erat-erat namun justru longgarkanlah genggaman anda sebatas cangkul tidak lepas. Karena bila anda memegangnya kuat-kuat, ketika cangkul menyentuh tanah maka gagang cangkul akan menghentak lebih keras telapak tangan anda. Yang hal ini tanpa anda sadari membuat lebam bagian telapak tangan yang bila berulang-ulang akan menyebabkan lecet. Namun hal ini tidak akan terjadi bila anda melonggarkan genggaman.

6. Bila telapak tangan anda terasa sakit hendak lecet, jangan pernah sekalipun menusuknya dengan jarum atau menyobek pada bagian yang menggelembung berisi air tersebut. Biarkan ia kering dengan sendirinya. Balutlah dengan kain atau pakai sarung tangan agar tidak terjadi kontak secara langsung dengan gagang cangkul.

7. Dan bila telapak tangan anda telanjur lecet, maka balutlah dengan kain bersih atau pakailah sarung tangan agar tidak semakin parah karena bergesekkan dengan gagang cangkul.

BILA TELAH SELESAI

1. Sebaiknya anda tidak ngoyo (terlalu bersemangat) untuk menyelesaikan pekerjaan saat itu juga bila memang tenaga tidak memungkinkan. Kerjakanlah kembali esok hari ketika tubuh anda segar dan penuh semangat baru.

2. Sebelum anda meninggalkan lahan, pastikan hasil cangkulan anda terlihat rapi. Aturlah dengan cara menarik tanah yang terlalu tinggi kepada yang rendah.

3. Bersihkan cangkul dan peralatan lainnya dari tanah atau lainnya dengan mencucinya dengan air. Karena membiarkan tanah melekat di cangkul akan membuat karat sehingga ketajamannya pun menjadi berkurang.

4. Pastikan tidak ada peralatan yang tertinggal di kebun.

Demikianlah tips yang bisa saya sampaikan kepada anda hasil dari pengalaman pribadi yang pasti banyak kekurangannya, sehingga silakan bagi anda yang hendak menambahi ataupun justru hendak menyanggah.

Namun sebelum mengakhiri tulisan, akan saya sebutkan kembali tips di atas secara ringkas. Yaitu:

1. Pastikan cangkul tajam dan gagang cangkul kokoh.

2. Mencangkullah dengan posisi mata cangkul menyudut (agak miring).

3. Untuk membalikkan tanah, jangan dengan cara mengungkit gagang cangkul ke atas, namun tariklah gagang ke arah kaki anda.

4. Sering-seringlah membersihkan cangkul dari tanah yang melekat, baik pada permukaan atas maupun bawahnya.

5. Bersihkan cangkul setiap kali selesai beraktifitas dengan air bersih.

Semoga bermanfaat.

Baca juga:

3 komentar:

  1. Menggelitik sekali hihihihi

    BalasHapus
  2. Permukaan cangkul aku lumuri lilin bakar bolak balik, ada saran lain agar ndak lengket nggak?

    BalasHapus
  3. Kalau tips dari saya agar nggak lengket cangkulnya di sambung + stainles... lunayan maknyus..

    BalasHapus