Kamis, 28 Agustus 2014

Buah-Buah Unik Hasil Persilangan, Sudah Pernah Coba?


Ilustrasi. (triasardianto.blogspot.com)


Kemajuan ilmu pengetahuan memungkinkan terciptanya kombinasi antara tanaman yang berbeda jenis. Para ahli botani bereksperimen di laboratorium maupun di kebun untuk menghasilkan tanaman dengan percampuran rasa yang unik.

Selain diciptakan dengan rekayasa genetika, ada pula persilangan buah yang terjadi secara alami. Dari sekian banyak hasil persilangan buah, inilah beberapa yang paling unik.

1. Grapple (Grape-Apple)


Grapple adalah merek apel dengan rasa anggur. Apel premium seperti Washington Extra Fancy Gala atau Fuji melalui serangkaian proses rumit dan 'dimandikan' dengan campuran konsentrat rasa anggur dan air, tanpa tambahan gula. Jadi, buah unik ini bukan hasil rekayasa genetika.

2. Lemato (Lemon-Tomato)


Peneliti Israel menciptakan tomat rekayasa genetika dengan jejak rasa lemon dan mawar serta aroma geranium dan serai. Warna merah pada tomat ini tak pekat karena kandungan lycopene-nya hanya setengah dari tomat biasa. Namun, masa simpannya lebih lama serta memerlukan lebih sedikit pestisida saat ditanam.

3. Pineberry (Pineapple-Strawberry)


Jika dilihat, pineberry ini seperti albino karena saat matang warnanya putih sementara bijinya merah. Saat masih muda, warnanya hijau. Anehnya, rasa dan aromanya seperti nanas. Berasal dari Amerika Selatan, pineberry adalah hasil perkawinan silang, bukan rekayasa genetika.

4. Jerpaya (Jeruk-Pepaya)


Dari negeri sendiri, ada tanaman jeruk dengan buah berbentuk pepaya atau disebut jerpaya. Kulitnya berpori seperti jeruk, isinya berupa jeruk beserta bijinya, namun daging buahnya padat seperti pepaya putih. Rasanya juga seperti jeruk. Konon, buah ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

5.NonaSri (Nona-Srikaya)


Penampilan buah srikaya ini unik. Warna kulit buah merah tua, tanpa “bentol-bentol” seperti srikaya Annona squamosa. Justru sebaliknya, permukaan kulit buah seperti melesak ke dalam. Pada beberapa bagian kulit buah tampak bintil-bintil kecil. Begitu dibuka, tekstur daging buahnya persis srikaya, warnanya dominan putih, tapi ada semburat merah pada bagian di dekat kulit buah.

Ukuran buah tergolong jumbo, rata-rata sekilo terdiri atas 2—3 buah. Saat menyantapnya tidak terlalu repot membuang biji. Sebab dalam satu buah hanya terdapat 20—40 biji, srikaya lokal mencapai 90—100 biji. Saat matang di pohon, buah tidak lekas jatuh. Itu karena tangkai buah lebih pendek dan besar sehingga kokoh menopang buah. Dengan berbagai keunggulan itu pantas bila nona sri —nama buah itu— kini menjadi incaran para kolektor tanaman buah.

6. NangkaDak (Nangka-Cempedak)


Sebuah inovasi pangan ditelurkan oleh Margianasari dan Gregori G. Hambali. Buah nangka berukuran kecil dan cempedak mereka silangkan dan menghasilkan suatu jenis buah yang unik yang dinamai “nangkadak”. Nangkadak mewarisi sifat-sifat unggul nangka dan cempedak. Adapun cita rasanya saat digigit relatif lebih manis karena mewarisi kelebihan nangka.

7. TomTato (Tomato - Potato)


Kali ini bukan kombinasi antar buah melainkan dua buah berbeda namun dihasilkan dari satu pohon. Tomtato merupakan singkatan dari tomato (tomat) dan potato (kentang). Tanaman ini unik, bagian atas seperti tanaman tomat biasa namun begitu akarnya dicabut maka tampaklah kentang-kentang bergelantungan. Tomat dan kentangnya pun matang bersamaan.

Tomtato bukanlah tanaman rekayasa genetik melainkan hasil teknik reproduksi vegetatif buatan, yakni menyambung atau mengenten. Dua tanaman yang sama-sama dari genus solanum ini hanya memiliki umur satu musim saja. Meskipun tanaman ini merupakan perpaduan dari dua jenis namun ternyata rasanya tetap enak.

Tanaman yang diproduksi di Inggris ini bisa dibeli secara online seharga 14.99 euro atau Rp. 279.000. Anda tertarik?

Gimana? Ada yang udah pernah nyoba?

Sumber: Kaskus.co.id dan Kopimaya.com


Follow twitter @fadhlihsan untuk mendapatkan update artikel blog ini.



Baca juga:

3 komentar:

  1. unik memang, tapi apakah buah2an tersebut benar2 ada?

    BalasHapus
  2. Benaran atau bohongan gan?

    BalasHapus
  3. Nangkadak sudah saya tanam, tunggu panen buah saja.

    BalasHapus