Kamis, 20 September 2012

5 Alasan Kenapa Kamu Tak Boleh Pidato Lama-Lama

pidato sambutan


Nah, ceritanya kamu tiba-tiba disuruh untuk memberikan pidato kata sambutan dalam sebuah acara, misal seminar atau walimahan atau apalah terserah yang nyuruh kamu. Ini tentu bukan problem serius buatmu karena selama ini kamu memang dikenal jago ngomong. Tapi, ada baiknya kamu juga tahu lima alasan kenapa kamu tak boleh pidato lama-lama.

Kamu bukan mau ceramah
Harusnya sih kamu bisa bedakan lama durasi pidato sambutan sama ceramah ya. Jadi ibaratnya kamu itu cuma kata pengantar dalam buku jadi nggak boleh panjang lebar ngalahin isi buku. Sampaikan aja sebatas kata terima kasih trus sedikit nyinggung isi acara dengan ringkas. Tugas kamu sesungguhnya adalah membikin hadirin penasaran dengan apa yang akan disampaikan pembicara inti nanti. Paham kan?

Sebenarnya orang-orang mendengarmu karena terpaksa
Harusnya kamu tahu soal ini. Dan tentu kamu tahu kan, orang yang terpaksa itu pasti pinginnya cepet-cepet lepas dari belenggu yang memaksanya. Andai kamu tidak bicara di depan mereka pun tak masalah, karena sesungguhnya kamu hanyalah sekedar formalitas aja buat pelengkap isi acara. Jadi mereka itu mendengarmu ya karena susunan acaranya memang harus begitu, harus ada kata sambutannya dan itu kebetulan kamu. Intinya, mereka dipaksa untuk mendengarmu. Titik.

Kamu bukanlah yang mereka tunggu-tunggu
Ini juga harus kamu sadari loh. Kayak yang udah ditulis tadi, bahwa kamu itu cuma jadi pelengkap aja sehingga kamu nggak boleh pidato lama-lama, biar hadirinnya nggak merasa galau nungguin kapan kamu mau brenti ngomong. Terlalu jahat deh kayaknya kamu kalau pidato lama banget, terus giliran yang ceramah ngomong merekanya malah pada ngantuk.

Biar tidak dimusuhi penceramah
Nah, kalau kamunya terlalu banyak omong, pastinya pembicara inti (penceramah) juga bakal sebel sama kamu ya karena merasa jatah waktunya kamu serobot. Apalagi kalau pidato kamu mirip curhat-curhat colongan nggak jelas gitu, pasti sebel dianya kan?

Kamunya nggak dibayar
Iya kan? Ngapain sih kamunya capek-capek tapi bubar acara nggak dapet salaman tempel. Oke lah kalau kamu bilang kalau niat kamu itu bener-bener ikhlas.. Tapi tetap aja kamu nggak bener kalau pidato lama-lama. Kenapa?? Aduhhh.. kan tadi di atas udah dijelasin...

Yak, sedemikian dulu investigasi iseng kali ini semoga bisa menjadi pembelajaran bagi kamu yang suka ngasih pidato sambutan lama-lama banget sampai berbuih-buih padahal kamunya sendiri juga sadar-sadar banget kalau kamu itu bukanlah sosok bintang yang mereka tunggu-tunggu.

Baca juga yang ini yaa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar