Minggu, 14 Oktober 2012

8 Tanda Bos Kamu Bos yang Baik

si boss


Mau tahu kan yah, apa bos kamu itu termasuk bos yang baik sehingga emang pantas disebut bos, atau emang sekedar.. yah dia kebetulan aja jadi pimpinan kamu terus mau nggak mau ya kamu harus manggil dia bos. Nah, bos yang baik itu harusnya punya jiwa pemimpin, jadi kalau bos kamu itu..

1. Punya tujuan dan target
Maka berarti dia baik, soalnya kalau si bos nggak tahu tujuan dan target yang harus dicapai tentu kamu juga bingung kan mesti berbuat apa. Nggak enak aja udah digaji tapi kok kebanyakan nganggur, bingung mau ngapain. Ujung-ujungnya perusahaan bangkrut, terus kamu jadi pengangguran lagi dehh..

2. Pintar komunikasi
Nah, setelah bos kamu itu ngerti apa yang menjadi tujuan dan target perusahaan, selanjutnya dia harus bisa menjelaskan semua itu sama anak buahnya untuk kemudian dikerjakan bersama-sama. Dialah yang ngatur kamu harus mengerjakan apa terus temanmu harus berbuat apa. Sambil gitu si bos dengan sabar ngasih bimbingan, sehingga kamu enjoy bekerja tanpa merasa dipaksa.

3. Tahu kemampuan anak buah
Masih ada hubungannya sama poin di atas, kalau kamu merasa skill kamu bukan di grafis terus si bos nyuruh-nyuruh bikin gambar gedung, itu artinya si bos nggak peka sama skill kamu. Mestinya si bos ngasih kerjaan yang sesuai keahlian kamu, jadi kerjaan bisa cepat kelar. Tapi mungkin aja sih itu salah kamu dulu, ngakunya bisa ini itu padahal cuma boong.

4. Tegas
Bos yang baik perlu banget punya sifat tegas karena ini menyangkut kewibawaan. Sehingga kamu bekerja sungguh-sungguh dan tidak menyepelekan perintahnya. Tapi tegas sama galak beda ya. Kalau tegas, si bos menegur kamu karena memang kamu itu salah terus dia ngingetin kamu secara baik-baik agar mau kembali ke jalan yang benar. Tapi kalau kamunya tetap bandel ya si bos nggak akan segan pecat kamu. Jadi takutmu itu karena segan dan menghormatinya gitu. Kalau galak, pokoknya si bos maunya marah aja sama kamu meski jelas-jelas kamu nggak bersalah. Keliatannya aja sih kamu takut tapi dalam hati pengen njitak si bos.

5. Disiplin
Punya bos yang disiplin seharusnya bikin kamu bersyukur, karena secara nggak langsung kamu diajarin disiplin. Bukankah kunci utama kesuksesan adalah disiplin? Artinya, kamu dididik di jalan orang-orang yang sukses. Kalau si bos dan anak buah sama-sama disiplin maka tujuan dan target perusahaan gampang cepat tercapai. Jadi kalau bos kamu datang duluan terus pulang paling akhir, gitu terus tiap hari, ya sebaiknya kamu tahu diri lah jangan suka telat dan sering-sering bolos. Harus disiplin. Malu sama si bos, entar gaji kamu nggak naik lagi..

6. Jadi teladan anak buah
Kamu setuju kan kalau si bos yang baik itu selalu datang tepat waktu, nggak suka molor kalau bikin janji. Janjian rapat jam 2 siang eh datang sejam kemudian. Kalau bosnya aja gitu jangan salahin kalau anak buah ikut-ikutan. Nah, ini harusnya menjadi warning buat bos kamu, bahwa gerak-gerik dia pasti ditiru anak buah. Kalau dia ingin anak buahnya baik ya dia harus baik juga. Gitu.

7. Empati sama anak buah
Terharu banget pastinya kalau kamu lagi terbaring sakit tak berdaya terus tiba-tiba si bos datang menjenguk sambil senyum ngasih motivasi biar kamu ceria seperti dulu kala. Yaa, kamu kan juga manusia butuh penghargaan dan penghormatan juga. Si bos tidak akan sukses tanpa bantuan anak buah seperti kamu, seharusnya dia sadar itu. Jadi dia perlu juga punya empati sama anak buahnya. Ngerti perasaan anak buah. Sesekali bercanda biar nggak kaku, atau kadang ngasih hadiah kejutan gitu. Pokoknya si bos yang baik itu kalau dia nyadar bahwa anak buahnya itu manusia bukan mesin!!

8. Berani dan bertanggung jawab
Pasti kamu merasa aneh lihat si bos malah ngumpet pas perusahaan kena masalah. Harusnya si bos berada di garda depan pas ada masalah nggak malah nyuruh-nyuruh orang lain nyelesein masalahnya. Cemen dan nggak bertanggung jawab! Heran aja ya orang nggak punya mental pemimpin kok bisa jadi bos!! Ck, ck, ck..

Nah itu tadi ciri-ciri bos yang baik. Kalau misal bos kamu nggak punya satu atau beberapa ciri di atas ya maklumi saja dia kan manusia biasa kayak kamu juga, nggak ada kan manusia perfect di dunia ini. Dan alangkah bagusnya kalau kelak kamu pas jadi bos punya sifat-sifat baik seperti itu. Semoga yaa...

[Tulisan ini terinspirasi dari artikel di majalah Tashfiyah edisi 20 berjudul: Menjadi Pemimpin karya Ristyandani]

Baca juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar