Rabu, 17 Juni 2015

Kuat Gak Kamu Puasa di Sini? Inilah Tempat Terlama dan Terpendek Durasi Puasanya Tahun Ini


Kabarnya, puasa kali ini muslimin di belahan bumi utara akan mengalami jam puasa paling panjang. Tidak hanya itu, mereka juga akan berpuasa di tengah cuaca terpanas setidaknya dalam 33 tahun terakhir. Fuihh, mampu gak ya kita puasa di sana?

Sekarang perhatikan jam puasa di ibukota negara-negara berikut.


Widih, bayangin kalau kamu tinggal di Reykjavik, Islandia yang durasi puasanya 22 jam. Kamu cuma punya waktu 2 jam untuk berbuka, shalat maghrib dan isya, lalu tarawih, sahur dilanjutin shalat subuh. Dua jam yang benar-benar harus kamu manfaatin secara maksimal. Tak hanya itu, kamu juga harus pintar-pintar mengatur pola makan dan menu yang cukup mengandung gizi untuk menyuplai kebutuhan tubuh kamu pas puasa nanti.

Tapi Allah Maha Adil kok, Dia pasti akan ngasih ganjaran sesuai dengan kesulitan dan kepayahan yang dihadapi para hamba-Nya. Jadi buat kamu yang tinggal di sana: tetep SEMANGAT YAA!!

Durasi Puasa di Kita

Kita mah termasuk beruntung karena cuma beda sekitar 3 jam 15 menitan aja sama Punta Arenas, Chile yang memiliki waktu paling pendek puasanya, yaitu 9 jam 43 menit. Puasa kita juga malah lebih pendek dari Malaysia yang terpaut setengah jam-an. Jadi, kita gak boleh mengeluh dong yaa...

Naa, kamu juga bisa kok ngecek durasi puasa kota kamu melalui situs IslamiCity.com . Cobain deh!

Satu Lokasi dengan Tiga Waktu Berbeda

Unik banget nih kalau kamu mampir di Burj Khalifa, Dubai pas Ramadhan. Bangunan tertinggi di dunia ini memiliki tiga waktu yang berbeda untuk sahur dan berbuka. Untuk lantai 80 ke bawah memiliki jam sahur dan berbuka yang sama dengan warga setempat. Terus penghuni lantai 80 hingga 150 harus menunggu 2 menit untuk berbuka setelahnya, namun untuk sahur mereka harus lebih awal 2 menit. Kemudian penghuni di lantai 150 ke atas harus bersabar 3 menit setelahnya untuk berbuka namun harus mengakhiri sahurnya 3 menit lebih awal.


Yap, itulah tempat-tempat di dunia dengan durasi puasa terpanjang, terpendek dan terunik. Di manapun kita berada, tetap lah harus menjaga puasa agar tidak batal seraya senantiasa memohon tambahan iman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga Dia mempermudah ibadah Ramadhan kita semua. Amin ya Rabbal 'alamin.

Sumber: Silakan klik link-link dalam artikel.

Follow twitter @fadhlihsan untuk mendapatkan update artikel blog ini.



Baca juga:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar